Sekitar 3 tahun yang lalu, Aran mengalami penyakit aneh. Kulitnya menebal terutama di bagian lekukan-lekukan seperti di siku tangan dan lutut. Kutil kalau kata orang awam. Hinaan tentu saja ia terima dari orang-orang di sekitarnya.Namun bukan Aran kalau rendah diri hanya karena hinaan orang lain. Bersama guru dan rekan-rekannya, tanpa putus asa ia mencari obat dari penyakitnya tersebut. Benua eropa dan amerika pun ia kunjungi.
Dua hari yang lalu, usahanya membuahkan hasil. Kutil di sekujur tubuhnya berubah menjadi emas. Ia sangat bahagia & mensyukuri hal tersebut. Namun di tengah kebahagiannya, ia juga tengah bersedih. Nun jauh di seberang lautan sana, Nami sedang mengalami beberapa musibah. Andaikan emas Aran dapat mengatasi masalah yang sedang dialami Nami.



May 19, 2009 at 2:54 pm |
hayah..pinter bgt bikin kiasan
btw, congrat buat gold medalnya ya masa Dani Ihtatho..
mo minta hadiah apa????hehehe
May 22, 2009 at 10:30 am |
Uuuyy…. prikitiw… cuiitt cuittt.. ga tahan pengen yemprit.. :p
selamat ya mas!
May 22, 2009 at 10:48 am |
dari mana ya asal nama aran & nami? :p
makanya naminya segera dijemput dong dari seberang lautan, jangan cuma telepati doang.. ntar naminya keburu dirubung laler loh.. (hahayy, maksutnya apppaaa..)
May 22, 2009 at 12:12 pm |
@afny: kebahagiaanmu merupakan hadiah bagiku *halah…*
@santi: makasih….. awas ntar tak bales sempritanmu
@inung:
aran = nama (bahasa jawa)
nami = nama (bahasa sunda)
gitu lho
tolong dong lalernya digeplakin
June 18, 2009 at 9:58 pm |
nami itu ko mirip nama aku? hihi
********KONTES BLOG Klik DISINI ***********