Sekitar 3 tahun yang lalu, Aran mengalami penyakit aneh. Kulitnya menebal terutama di bagian lekukan-lekukan seperti di siku tangan dan lutut. Kutil kalau kata orang awam. Hinaan tentu saja ia terima dari orang-orang di sekitarnya.Namun bukan Aran kalau rendah diri hanya karena hinaan orang lain. Bersama guru dan rekan-rekannya, tanpa putus asa ia mencari obat dari penyakitnya tersebut. Benua eropa dan amerika pun ia kunjungi.
Dua hari yang lalu, usahanya membuahkan hasil. Kutil di sekujur tubuhnya berubah menjadi emas. Ia sangat bahagia & mensyukuri hal tersebut. Namun di tengah kebahagiannya, ia juga tengah bersedih. Nun jauh di seberang lautan sana, Nami sedang mengalami beberapa musibah. Andaikan emas Aran dapat mengatasi masalah yang sedang dialami Nami.
Posted by ihtatho 

